HUMAN CAPITAL DEVELOPMENTWhatsApp0811-1836-368EST. 2016

FREQUENTLY ASKED QUESTIONS

Informasi penting sebelum mendaftar.

Temukan jawaban mengenai persyaratan, proses seleksi, pelatihan, biaya, program ke Jepang, dan pendampingan peserta.

Q01Benarkah belajar di Nakayoshi hanya dua jam sehari?
A

Yang berlangsung rata-rata dua jam per hari adalah sesi kelas bersama sensei, dengan durasi yang disesuaikan kebutuhan pembelajaran.

Siswa mengikuti kegiatan sehari penuh di lingkungan Nakayoshi, dengan jadwal:

  • 07.30–17.00: kegiatan belajar dan pelatihan.
  • 20.00–22.00: belajar malam.

Jadwal tersebut terbagi dalam berbagai kegiatan. Selain mengikuti kelas, siswa mengulang materi, mengerjakan tugas, berlatih bahasa, dan mengikuti pembinaan.

Siswa juga bisa bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan kesulitan belajar kepada sensei di luar sesi kelas selama kegiatan di lembaga.

Q02Apa saja yang dipelajari selama berada di Nakayoshi?
A

Kegiatan belajar dan pelatihan meliputi:

  • Belajar bahasa Jepang bersama sensei.
  • Menghafal kosakata, mempelajari tata bahasa (bunpou), dan berlatih kanji.
  • Latihan mendengarkan pada setiap bab.
  • Latihan percakapan (kaiwa) dan penggunaan bahasa Jepang.
  • Mengerjakan tugas harian dan mengulang materi.
  • Pembinaan fisik, mental, karakter, dan kedisiplinan melalui NCDP.
  • Kegiatan kebersihan (souji), kerja sama, dan tanggung jawab sehari-hari.

Setiap kegiatan membantu siswa membangun kemampuan dan kebiasaan yang diperlukan saat hidup dan bekerja di Jepang.

Q03Mengapa ada waktu belajar mandiri di luar kelas bersama sensei?
A

Materi yang sudah dijelaskan perlu diulang dan digunakan agar semakin dipahami. Contohnya, setelah mempelajari kosakata dan pola kalimat, siswa perlu berlatih membuat kalimat, mengerjakan soal, dan menggunakannya dalam percakapan.

Belajar mandiri melatih siswa untuk aktif dan bertanggung jawab terhadap belajarnya. Jika ada yang belum dipahami, siswa tetap dapat bertanya kepada sensei.

Karena itu, proses belajar perlu dilihat dari keseluruhan kegiatan, pendampingan, dan perkembangan kemampuan siswa.

Q04Mengapa ada pembinaan karakter dan kedisiplinan?
A

Saat bekerja di Jepang, siswa membutuhkan kemampuan bahasa sekaligus kebiasaan menjaga waktu, mengikuti instruksi, bekerja sama, menjaga kebersihan, dan menyelesaikan tanggung jawab.

Melalui NCDP, program pembinaan karakter dan kedisiplinan Nakayoshi, kebiasaan tersebut dilatih dalam kegiatan sehari-hari.

Tujuannya agar siswa memiliki bekal untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan dan lingkungan kerja di Jepang.

Q05Apakah siswa dipersiapkan untuk lulus JFT-Basic atau JLPT N4? Mengapa ada yang belajarnya lebih cepat?
A

Ya. Persiapan menuju kelulusan JFT-Basic atau JLPT N4 sebelum keberangkatan menjadi bagian dari pembelajaran bahasa di Nakayoshi. Hasil ujian merupakan salah satu ukuran capaian belajar, bersama kemampuan memahami materi dan menggunakan bahasa.

Perkembangan setiap siswa bisa berbeda. Kemampuan awal, kebiasaan mengulang pelajaran, keaktifan bertanya, dan latihan yang konsisten ikut memengaruhi kemajuannya.

Nakayoshi memberikan pengajaran dan pembinaan, sementara siswa perlu aktif belajar dan berlatih. Jika mengalami kesulitan, sampaikan kepada sensei agar dapat dibahas dan dibantu.

Q06Program apa saja yang tersedia di Nakayoshi?
A

Nakayoshi menyediakan informasi dan layanan sesuai kewenangan untuk program Ginou Jisshuu (pemagangan teknis), Tokutei Ginou/SSW (Specified Skilled Worker, pekerja berketerampilan spesifik), serta jalur profesional Engineer/Gijinkoku. Rekrutmen Engineer/Gijinkoku hanya dibuka jika tersedia lowongan atau permintaan dari perusahaan Jepang. Kesesuaian program ditentukan berdasarkan kualifikasi kandidat, kebutuhan perusahaan penerima, dan ketentuan yang berlaku.

Q07Berapa lama masa pelatihan sebelum berangkat ke Jepang?
A

Untuk siswa pemula, pelatihan terdiri atas Pelatihan Dasar (PD) selama 4 bulan dan Pelatihan Terpusat (PT) selama 3 bulan, dengan total 7 bulan pelatihan. Peserta tinggal di asrama selama tahapan pelatihan yang ditetapkan. Durasi pelatihan bukan kepastian waktu keberangkatan; seleksi perusahaan, dokumen, dan jadwal keberangkatan mengikuti proses masing-masing peserta. Kandidat bersertifikat atau eks Jepang tidak otomatis wajib mengulang seluruh pelatihan. Kebutuhan, materi, dan durasi pelatihan ditetapkan secara kondisional setelah verifikasi sertifikat, riwayat program, kemampuan terkini, serta persyaratan pekerjaan. Ketentuan asrama mengikuti tahapan pelatihan yang ditetapkan untuk kandidat.

Q08Apakah peserta wajib tinggal di asrama?
A

Untuk siswa pemula, pelatihan dilakukan dengan sistem boarding (berasrama). Kandidat bersertifikat atau eks Jepang tidak otomatis wajib mengulang seluruh pelatihan. Kebutuhan, materi, dan durasi pelatihan ditetapkan secara kondisional setelah verifikasi sertifikat, riwayat program, kemampuan terkini, serta persyaratan pekerjaan. Ketentuan asrama mengikuti tahapan pelatihan yang ditetapkan untuk kandidat.

Q09Apa standar kemampuan bahasa Jepang sebelum keberangkatan?
A

Sebagai standar internal Nakayoshi, peserta semua program, termasuk Program Magang Jepang, wajib lulus JFT-Basic (Japan Foundation Test for Basic Japanese, ujian bahasa Jepang dasar) tingkat A2 atau JLPT (Japanese-Language Proficiency Test, ujian kemampuan bahasa Jepang) minimal N4 sebelum berangkat ke Jepang. Persyaratan tambahan mengikuti program, bidang pekerjaan, dan perusahaan penerima. A2 adalah tingkat komunikasi dasar sehari-hari; N4 adalah tingkat kemampuan bahasa Jepang dasar pada JLPT.

Q10Di mana saya dapat melihat informasi biaya program?
A

Informasi biaya program, komponen pembiayaan, serta skema pembayaran mengikuti program dan ketentuan yang berlaku. Gunakan portal informasi resmi Nakayoshi untuk memperoleh informasi terbaru.
Lihat Informasi Biaya Resmi

Q11Bagaimana proses pendaftaran calon peserta?
A

Baca program, persyaratan, biaya, dan alur pelatihan di Website Info Nakayoshi. Setelah memahami dan siap, gunakan tombol Ajukan Pendaftaran di sana. Admin memeriksa pengajuan awal, menentukan batch, dan memberikan akses pendaftaran pribadi sebelum proses seleksi dilanjutkan.
Baca Informasi & Lanjutkan Pendaftaran

Q12Apakah Nakayoshi melakukan pendampingan setelah keberangkatan?
A

Tim Indonesia dan Nakayoshi Japan Co., Ltd. berkoordinasi untuk melakukan pemantauan, konsultasi, komunikasi dengan perusahaan atau lembaga terkait, serta tindak lanjut sesuai peran dan ruang lingkup penanganan yang disepakati pada setiap program.

Q13Apakah tersedia jaminan lulus, memperoleh visa, atau berangkat?
A

Tidak. Kelulusan seleksi, penerbitan dokumen, persetujuan status izin tinggal, visa, penempatan, dan keberangkatan bergantung pada hasil evaluasi, keputusan perusahaan, kelengkapan kandidat, serta kewenangan pemerintah dan lembaga terkait. Nakayoshi memberikan persiapan dan fasilitasi sesuai peran yang dimiliki tanpa menjanjikan hasil di luar kewenangan.

Q14Apakah semua bidang kerja selalu tersedia?
A

Tidak. Daftar 19 bidang pada halaman Program adalah bidang Tokutei Ginou/SSW (Specified Skilled Worker, pekerja berketerampilan spesifik) kategori 1. Rincian pekerjaan dan persyaratan tersedia di Website Info Nakayoshi. Ketersediaan lowongan dan kecocokan kandidat bergantung pada program, permintaan penempatan, hasil seleksi, serta regulasi terbaru.

Q15Apa perubahan Ikusei Shuro mulai 2027?
A

Pemerintah Jepang menetapkan penerapan sistem Ikusei Shuro mulai 1 April 2027 sebagai bagian dari perubahan sistem penerimaan tenaga kerja. Informasi mengenai Ginou Jisshuu akan diperbarui mengikuti ketentuan transisi dan regulasi pelaksana yang berlaku.

Q16Apa perbedaan peran Sending Organization, P3MI, Organisasi Pengawas, dan TSK?
A

Sending Organization (SO), yaitu lembaga pengirim peserta magang, menjalankan fungsi pengiriman peserta pemagangan sesuai kewenangannya. Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) menangani penempatan Pekerja Migran Indonesia sesuai izin. Organisasi Pengawas atau Kanri Dantai menjalankan fungsi pengawasan pada skema pemagangan di Jepang. Tōroku Shien Kikan (TSK), yaitu lembaga pendukung terdaftar atau Registered Support Organization, mendukung pekerja SSW (Specified Skilled Worker, pekerja berketerampilan spesifik) sesuai penugasan dan ketentuan di Jepang. Pembagian tugas mengikuti program dan perjanjian para pihak.

Q17Apa saja seleksi awal sebelum masuk pelatihan?
A

Calon peserta mengikuti seleksi awal yang mencakup pemeriksaan kesehatan (Medical Check-Up/MCU 1), tes matematika dasar, psikotes, wawancara internal, serta tes kebugaran. Seluruh hasil dinilai secara menyeluruh untuk menentukan kelayakan mengikuti program dan kebutuhan pembinaan. Penerimaan mengikuti standar serta hasil evaluasi Nakayoshi.

Q18Kapan siswa bisa mengikuti wawancara perusahaan?
A

Idealnya, siswa mengikuti wawancara perusahaan setelah menyelesaikan Pelatihan Dasar (PD) selama 4 bulan. Selama tahap tersebut, siswa Program Magang Jepang yang sudah lulus JFT-Basic (Japan Foundation Test for Basic Japanese, ujian bahasa Jepang dasar) tingkat A2 dan menunjukkan prestasi dapat direkomendasikan mengikuti seleksi perusahaan lebih awal, sesuai evaluasi kesiapan Nakayoshi, persyaratan perusahaan, dan lowongan yang tersedia. Seleksi lebih awal tidak otomatis memperpendek pelatihan atau mempercepat keberangkatan. Pada Program Magang Jepang, siswa dapat mengikuti seleksi perusahaan setelah menyelesaikan Pelatihan Dasar (PD) 4 bulan meskipun belum lulus ujian bahasa, sesuai evaluasi kesiapan Nakayoshi dan persyaratan perusahaan. Kelulusan JFT-Basic (Japan Foundation Test for Basic Japanese, ujian bahasa Jepang dasar) tingkat A2 atau JLPT (Japanese-Language Proficiency Test, ujian kemampuan bahasa Jepang) minimal N4 tetap wajib sebelum keberangkatan. Untuk siswa pemula Tokutei Ginou/SSW (Specified Skilled Worker, pekerja berketerampilan spesifik), seleksi dilakukan setelah persyaratan bahasa dan keterampilan bidang terpenuhi.

Q19Kapan pemeriksaan kesehatan dilakukan?
A

Pemeriksaan kesehatan (Medical Check-Up/MCU) dilakukan pada tiga tahap: MCU 1 sebelum Pelatihan Dasar, MCU 2 setelah lulus seleksi perusahaan, dan MCU 3 menjelang keberangkatan. Kelayakan kesehatan mengikuti hasil pemeriksaan medis.

Q20Apakah kandidat bersertifikat atau eks Jepang harus mengulang pelatihan?
A

Kandidat bersertifikat atau eks Jepang tidak otomatis wajib mengulang seluruh pelatihan. Kebutuhan, materi, dan durasi pelatihan ditetapkan secara kondisional setelah verifikasi sertifikat, riwayat program, kemampuan terkini, serta persyaratan pekerjaan. Ketentuan asrama mengikuti tahapan pelatihan yang ditetapkan untuk kandidat.
Lihat ketentuan kandidat berkualifikasi

Masih memerlukan informasi? Hubungi Nakayoshi melalui kanal resmi.

Hubungi Nakayoshi